**Part I
Terik matahari mulai muncul, menyala lebih terang
daripada dua jam yang lalu. Sekarang pagi sudah menjadi setengah siang dan aku
tengah fokus memantengi buku Bahasa Inggris yang menjadi lebih tebal dari
beberapa bulan lalu, sambil mempelajari materi-materi yang lumayan rumit dengan
bantuan Dosen kesayanganku. Aku sedang menunggu waktu yang kebetulan kurang
dari setengah jam lagi adalah waktuku untuk presentasi mandiri. Sebenarnya hari
ini bukanlah waktu untuk presentasi, hanya saja Dosen tengah bertugas untuk
melatihku. Karena sebentar lagi aku akan mengikuti Olimpiade Bahasa Inggris 2014
Tingkat Nasional yang akan di selenggarakan di salah satu Universitas Negeri di
Kota Bandung Jawa Barat. Menurutku aku tidak begitu pintar dalam mata kuliah
ini, hanya saja aku selalu berhasil mendapatkan nilai harian yang hampir
sempurna, dan selama empat semester ini aku juga selalu mendapatkan IPK yang
mendekati sempurna pula, semuanya di atas 3,8. Sebenarnya aku bukanlah mahasiswi yang pintar, hanya
saja aku adalah Mahasiswi yang suka berusaha melakukan apapun dengan sebaik
mungkin. Mungkin karena itu lah aku bisa lolos seleksi dan menjadi perwakilan
Universitasku ini. Universitas Negeri Malang jurusan Sastra Indonesia yang juga
menyukai Bahasa Inggris.
Jam klasik pada dinding berjalan dengan irama yang
beraturan yang sungguh membuat mata ingin tidur jika mengamati bunyi demi bunyi
secara lebih detail. Bapak Dosen dari program studi Sastra Inggris yang
akhir-akhir ini sering aku jumpai melatihku dan juga aku jumpai saat seleksi
itu nampaknya sudah tidak sabar melatih kemampuan Bahasa Inggrisku. Bagaimana
tidak ? aku adalah satu-satunya mahasiswi dari prodi Sastra Indonesia yang
keras kepala
memaksa untuk mengikuti seleksi Olimpiade Bahasa Inggris tingkat Nasional dan
akhirnya menjadi satu-satunya kandidat, tinggal menghitung hari lagi aku benar-benar mewakili
Universitasku pada Olimpiade itu.
Aku pun tengah menunggu waktu untuk berdiri di depan
kelas yang di dalamnya hanya berisi mahasiswa Sastra Inggris dan satu dosen
yang menurutku baik hati ini. Berbicara dengan bahasa sehari-hari mereka dengan
ratus bahkan ribuan kata, menatap seluruh mata yang menatapku pada ruang kelas
prodi Sastra Inggris dan berusaha menampilkan yang terbaik lantas melakukan
kritik dan saran dari presentasiku.
*Menit ke sepuluh sebelum presentasi*
Benda elektronik pada kantong tasku bergetar, aku dapat
merasakannya lantaran punggungku tengah bersandar pada tubuh kursi yang
kebetulan tasku juga aku letakkan disana. Getaran itu tak kunjung berhenti,
hingga sedikit membuatku khawatir siapa yang tengah menelepon dan ada apakah
gerangan. Aku berusaha mengintip layar handphoneku. Nama Jordan terpampang
disana. Iya, dia adalah adik laki-laki dari orang yang aku sukai. Jordan adalah
remaja tampan yang baru menginjak kelas 2 SMA jurusan IPA di salah satu SMA
Negeri di Kota Malang, Jawa Timur. Ia memang masih kelas 2 SMA namun
pemikirannya yang menurutku lebih cepat dewasa dari pemikiran anak seusianya
membuatku senang ketika berbincang dengannya. Jadi, tidak mengangkat teleponnya adalah sama halnya melewatkan
siaran film favoritku.
Aku
tengah berkonsentrasi dengan materi sekarang. Namun, getaran yang tak kunjung
henti ini membuat aku ingin segera menekan tombol hijau. Aku meminta izin pada
dosen kesayangan yang baru aku kenal beberapa bulan terakhir ini.
“Mohon maaf Sir, apa boleh saya mengangkat telepon
sebentar ? ” tanyaku dengan nada yang sangat rendah, agar tetap terlihat sopan.
“Ada apa Najwa ? Sebentar lagi kan kamu presentasi”
“Iya Sir, saya tau. Tapi ini tidak akan lama, ini telepon
dari adik saya, saya khawatir karena sejak tadi dia tidak berhenti menghubungi saya”.
Bukan aku bermaksud untuk berbohong, namun aku memang
sudah menganggap Jordan seperti adikku sendiri, dia begitu baik padaku.
“Baiklah, hanya untuk lima menit”. Bapak Dosen memberiku
izin “Terima kasih banyak Sir” – “yes, you’re welcome”.
Dengan gerakan cepat aku segera berlari menuju toilet
untuk mengangkat telepon dari Jordan.
Penasaran ada apakah gerangan ? sehingga
Jordan menelpon Najwa pada jam kuliah ? yuk lanjut ke Part 2 :-)

Slotyro Casino Resort - Mapyro
BalasHapusLooking for the best Slotyro Casino 과천 출장마사지 Resort in Palm 경주 출장샵 Springs? Check 김제 출장샵 out our 의정부 출장샵 Mapyro Casino Resort 김천 출장샵 reviews and get a 100% bonus up to $1000 for your first